16
Feb
'06

Eat Healthy, Mel!

@ 7:39 pm | 10 comments

That’s what my housemate, Jenny always says to me. She always reminds me every time I cook “unhealthy foods” and never feel tired of saying it over and over again.

I used to hate vegetables. My mom used to put them on my plate and said "Terserah, mau makan atau tidak!" At the end, I ate them merely because I had to. When my mom was not home, I felt like in heaven coz I could avoid eating vegetables hahaha.

But everything has changed since I live with Jenny a year ago. I began to like veggies and barely missed them when having meals. It was the first time that I realized how ‘delicious' the veggies are LOL.

But living with Jenny is not only about eating veggies, it is also about opening my eyes on how important it is to have a healthy lifestyle. I used to be careless about my own body and health. My idea was: “I’m still young, I can eat whatever I want!!” I used to eat noodles at least four times a week, junk foods, and soda drinks. But now I barely eat junk foods and never touch soda drinks. One thing I'm struggling to avoid is NOODLES! But I try to eat noodles once in 2 weeks.

Jenny is very picky when it comes to grocery shopping. I have never met anyone who pays attention to the details of the food's ingredients before! I was just surprised when the first time she and I went grocery shopping together. She would take a certain amount of time just to choose the same food of different brands. She would compare the ingredients, one by one. The price is the last thing that comes out her mind, but of course it's still within our budget.

Oh, by the way… These are Jenny's "healthy" rules:
- try to eat less junk food, including noodles
- drink a Japanese green tea rather than a black tea
- drink more water; less soda
- say no to non-stick frying pans
- use olive oil to cook (especially for frying)
- choose brown sugar if you are given a choice (e.g. in a café)
- butter or margarine? Definitely butter!

 
 
Posted under: Personal
Viewed for 440 times
 
 
No trackbacks.
 
  1. Gravatar
    macchiato 16 Feb, 2006 | 8:25 pm

    hey, kapan balik ke bris?

    mi, gue seminggu lumayan sering -untuk mi instan jarang banget, paling korea, seminggu sekali. mi-mi basah (hokkien, udon, egg noodle) paling di-stir fry.

    ttg:
    green tea, setuju (antioksidannya > black tea)
    air > soda
    olive oil (not just any, tapi yang ekstra perawan LOL – makanya org mediterania energetik naik turun bukit hingga usia tua)

    terakhir: brown sugar vs white. ngga terlalu ngefek deh kayanya. lagipula, espresso ditenggak begitu aja. capuccino iyah dg sedikit gula baru lezat.

    butter or margarine: olive oil ekstra perawan.

    heheeee

  2. Gravatar
    agusset 16 Feb, 2006 | 9:05 pm

    Ya, memang seharusnya memakan makanan yang sehat harus dimulai sejak dini, sejak usia anak-anak. Makanya, menjadi seorang ibu itu bukannya mudah, harus pintar mengatur menu sehingga anak-anak akan terbiasa dengan pola hidup sehat.

  3. Gravatar
    inez 17 Feb, 2006 | 2:00 am

    interesting post. vegetables delicious ya, wah, pake resep apa tuh?? disini makan veggies krn ngerasa “incomplete” eating a meal without them..n ngerasa if im going to eat something unhealthy AND FATTENING, i might as well eat veggies too. tp greentea n butter bukannya fattening?

    ps. met kenal! :D

  4. Gravatar
    Bunda Raihan 17 Feb, 2006 | 12:18 pm

    roommate lo dokter yah? kokkheboh banget ama kesehatan..hehhee..salut..salut…kecil2 udah aware ama makanan…wah jadi malu niy..kita aja yg ibu2 masih doyan bgt junk food.palagi olive oil tuh jarang bgt di indo.
    btw,udah lama gak main kesini,..layoutnya baru yah…keren..keren…

  5. Gravatar
    tanty blåtind 17 Feb, 2006 | 4:23 pm

    Aku juga sering makan mie instant tapi ditambahin telur dan sayuran. Untuk sayurannya aku paling sering bikin salad aja. Nice posting anyway.

  6. Gravatar
    rahma 18 Feb, 2006 | 7:48 am

    kenapa ya roomate dr asia timur kaya nyokap-nyokap yah..roomate gue yg korean juga sama… nggak boleh makan fastfood,dsbnya…
    ngeyakinin kalo kimchi itu enak dan sehat..padahal susah bgt nelannya..
    ada apa dgn gadis2 asia timur..
    kalo kita(baca:gue) biasanya kan cuek aja ama temen makan apa…

  7. Gravatar
    Ni Londo 18 Feb, 2006 | 8:23 am

    hehehe… sounds familiar…. :)
    org bule banyak yg udah obsesif dalam memilih makanan… mana yg boleh, mana tidak, dsb. … sampai2 makan tuh jadi stress… terlalu banyak yg harus diperhatiin, gak bisa dinikmati lagi… jadi nggak usah terlalu fanatik… ya yg sedang2 saja, gak terlalu cuek, gak terlalu obsesif…

    saya juga selalu minum teh hijau… atau air putih… kadang2 espresso… kalau soft drink untung aja dari kecil dalam keluarga saya gak pernah terbiasa minum cola cs…

    oh ya di Australia sana pasti juga ada tren “bio” (di Jerman dipanggil “bio”, gak tahu dlm bhs lain), makanan yg dibuat tanpa zat2 pengawet atau dari sayuran tanpa pestisid dsb. Pokoknya “total alamiah” gitu, tanpa campuran kimia apa2. Di sini laris banget… 10 tahun yg lalu yg beli yg kayak gitu cuman para freak ekologi atau hippies, eh sekarang hampir semua orang mau beli yg “bio”, walaupun harganya sedikit lebih mahal.

    btw… mi kenapa dianggap termasuk makanan gak sehat? malah menurut saya mi lebih sehat daripada nasi (yg putih, bukan yang “bio” alias masih coklat warnanya).

  8. Gravatar
    macchiato 18 Feb, 2006 | 4:12 pm


    Mel, numpang silang komentar (lagi? lol):

    Rahma: kimchi lezat kok, berikan saya semangkuk kecil dan saya akan menelannya, apalagi varietasnya banyak bgt, plus bumbu dengan cabenya pedes euy.

    Nilondo: iyah, di sini pun ” organic food ” merajalela dan menggila -dan harganya lebih mahal pula, padahal kadang komposisi eg. salad sama aja dg yg versi normal. Tapi anehnya trend ini masih berlangsung hingga kini.

    Nasi putih adalah staple buat kami yg besar dan tumbuh di asia, tradisi millenia lamanya. Tidak peduli McCrap akan muncul dg produk terbaru apa-nya, nasi dengan lauk (homemade) adalah terbaik buat saya.

    Kalo mi dianggap buruk, yang tidak saya yakini (kecuali konsumsi berlebihan) maka pasta pun sama buruknya. Tell that to the Italians.

  9. Gravatar
    Mala FDM 18 Feb, 2006 | 9:19 pm

    Wah iya, gw juga mulai memilih makan yang baik, apalagi semenjak ramai ttg formalin..tapi klo mie masih suka bikin sih, cuman junk food sudah dikurangin banget..gak bagus juga
    Sayuran, wah paling suka…kadang suka lupa dan jadi gak kerasa nambah lagi dan nambah lagi…;)

  10. Gravatar
    amellie 19 Feb, 2006 | 11:02 pm

    kayanya semua pertanyaan dah dijawab ama macchiato yaaa… hahaha terimakasih macchi.. gw emang lagi malas menjawab,.. :P

 

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*