Alhamdulillah, selesai sudah kewajiban haji gw. Everything is fine, gak ada satupun dari keluarga dan teman-teman gw yang jadi korban terinjak-injak selama di Mina. Pas melontar batu di Jamarat (lantai satu) sekitar jam 3.30 sore juga fine-fine aja. Gw dan adik-adik masih bisa melontar di bagian paling depan (which we always did), padahal dikabarkan insiden Mina tsb terjadi di jam yang sama (tapi lantai yang berbeda). Emang gw lihat jumlah manusia yang banyak banget, tapi tidak terjadi desak-desakan. Gw cuma ngerasa kesusahan untuk jalan, karena banyak banget sampah! Botol plastik, kaleng, dan sandal jepit, semuanya memenuhi jalan-jalan di sepanjang lokasi Jamarat. Pas jalan kaki menuju rumah, gw melihat banyak sekali polisi segerombolan pergi ke arah Jamarat. Nyokap sempet curiga, pasti ada sesuatu yg terjadi. Sesampainya di apartment Shisya, gw langsung check berita di internet. Ternyata emang bener.
Gw pribadi tidak bisa "sepenuhnya" menyalahkan pemerintah Saudi dalam hal ini. Pemerintah telah memperbaiki dan merenovasi segala fasilitas di Mina, termasuk diperluasnya lokasi pelontaran. Jembatan menuju tempat pelontaran di lantai dua pun dijadikan one way supaya tidak terjadi tabrakan antar manusia. Tapi kenyataannya banyak yang tidak mematuhi peraturan ini. Papan-papan petunjuk pun dihiraukan oleh banyak orang (padahal petunjuknya ditulis dgn berbagai macam bahasa). So kesimpulannya, semua peraturan tidak ada yang berjalan dengan baik selama musim haji. Siapa sih yang sanggup mengkoordinir 2.5 juta manusia di satu tempat yang amat sangat kecil??
Satu masalah yang sampai saat ini belum bisa di tertibkan adalah banyaknya jemaah yang tidur di sembarang tempat. Tidak peduli tempatnya terdapat banyak tumpukan sampah, atau dipinggir-pinggir jalan raya yang dilewati oleh bis-bis super gede… semuanya dipenuhi dengan manusia yang tidur atau mendirikan kemah-kemah. Gak heran kalo banyak insiden mengerikan di Mina, yang sebenarnya cukup luas untuk menampung 2.5 juta manusia JIKA tidak ada orang-orang yang tidur sembarangan. Dengan banyaknya manusia yg tidur di jalanan, kita semua sangat sulit untuk jalan dari satu tempat ke tempat lain. Gw harus berdesak-desakan dengan orang-orang yang jauh lebih kuat dari gw dan kadang dorong-dorongan. Gw udah ga peduli lagi kalo sebenarnya tidak ada jarak sedikitpun antara badan gw dan org lain — cewek maupun cowo! Bener-bener dempet!!! Bayangkan, disaat berdesak-desakan seperti ini, ada satu orang yang jatuh. Otomatis orang-orang di belakangnya akan jatuh dan terinjak-injak! Bagaikan dominoes yang loe susun "berdiri" secara berdekatan, lalu satu domino dijatuhkan… apa coba yang terjadi?? Semua dominoes yang loe susun itu tidak akan bisa berdiri dgn tegak.
Problem yang lain adalah ambulans. Mobil-mobil ambulan susah sekali untuk keluar dari Mina… hampir semua jalan di block oleh jemaah yang tiduran. Kalaupun ada jalan, harus pelan-pelan karena banyaknya manusia yang melewati jalan yang sama. Jadi, dalam situasi emergency, sangat sulit sekali untuk membawa korban dari Mina ke rumah sakit. Beratus-ratus posko kesehatan didirikan di Mina, tapi kan alat-alatnya terbatas! Sebenarnya banyak jemaah-jemaah haji yang bisa diselamatkan dalam situasi kritis, but karena perjalanan ke rumah sakit yang terlalu lama, banyak dari mereka yang udah keburu meninggal. Sebab yang lain juga bisa dibaca disini.
Tapi, balik lagi ke masalah tidur sembarangan, bagaimana mau ditertibkan??? Mabit di Mina adalah salah satu bagian dari wajib haji yang kalau tidak dikerjakan, diharuskan untuk membayar mud. Biasanya setelah pukul 12 malam, banyak orang yang bergegas pulang (karena sudah dianggap bermalam di Mina kalo lewat jam 12 malam). Tapi banyak juga jemaah yang prefer untuk tidur di Mina sampai hari terakhir melontar. Sebabnya? Bisa jadi karena rumahnya jauh dari Mina. Transportasi menjadi masalah yang besar, karena hampir semua jalan raya di Mekkah macet total! Belum lagi ongkos transport yang melonjak 3 sampai 4 kali lipet.
Mayoritas jemaah haji belum berpengalaman dalam menunaikan ibadah haji dan kadang tidak mementingkan keselamatan diri mereka sendiri. Mereka tetap ngotot melontar di Jamarat setelah shalat Dzuhur, yang dikenal dengan waktu afdol. Waktu afdol inilah yang dijalani oleh Rasulullah SAW dulu. Padahal, melontar selain waktu afdol tidak membatalkan ibadah haji kita. Di waktu-waktu afdol ini, jumlah manusia yang ingin melontar membludak; lebih padat daripada biasanya. Trus juga banyak yang terburu-buru melakukan pelontaran karena ingin mengambil Nafar Awal. Jemaah yang mengambil Nafar Awal harus selesai melakukan pelontaran dan keluar dari Mina sebelum matahari terbenam (Maghrib). Jika mereka masih berada di Mina setelah Maghrib, itu berarti mereka harus mabit lagi malam itu juga dan melontar lagi di hari esoknya (known as Nafar Tsani).
Jadi, solusinya?? Melarang jamaah untuk tidak tidur di sembarang tempat?? Itu sama saja dengan melarang mereka untuk mabit, which is not a good idea — since semua orang diharuskan untuk bermalam. Mungkin pemerintah Saudi harus membangun sekat/pembatas disepanjang jalan; jalan yang satu untuk mabit… jalan yang lain untuk lalu lintas manusia dan ambulans. Will it work? No idea. Semuanya sudah terlalu ruwet dan tidak beraturan… Bokap gw bilang ada proyek besar dalam jangka waktu yg tdk ditentukan, menjadikan daratan Mina bertingkat — sampe 3 tingkat. Gak tau bener atau nggak. We can just hope for the best. Turut berduka cita untuk semua korban insiden di Mina… semoga ibadah haji mereka di terima oleh Allah SWT. Amin.
*Sorry banget foto-fotonya gak gitu jelas, karena kebanyakan diambil pake kamera handphone (cuma satu yang pake kamera digital). Gw juga fotonya sembunyi-sembunyi karena sebenarnya tidak sopan untuk ngefoto orang lain di Saudi sini… Selain itu juga takut kameranya diambil sama polisi… Detail ttg insiden Jamarat bisa dibaca disini
Tags: event · hajj · islam · Mekkah · Saudi Arabia
Viewed for 1730 times

ada benernya juga ide lo, tapi gw lebih setuju klo jalan yang dikhususin buat kendaraan aja.. jadi kayak busway gitu ^^
klo buat orang kayaknya susah deh.. kecuali misalnya buat orang jalan dibikin seperti jalan undergound yang dari mesjid Haram ke wc/luar. setuju?
Dua setengah juta jiwa numpruk di satu tempat, apapun bisa terjadi. Hum…
Bagus juga fotonya kok Mell
Kejadian yang selalu sama setiap tahun ya Mell…
Mel, kok aku enggak lihat fotonya yah? wah kenapa yah?
wah, sebelumnya ga pernah kebayang ruwetnya situasi di sana … ternyata banyak yang tidur di sembarang tempat, sampah di mana-mana … wuih! …
kemaren, pas diberitain kalo kondisi di mina dah semakin baik (lbh luas), lumayan yakin ga ada kecelakaan lagi … ternyata …
tapi emang, ngatur 5 orang aja susah, apalagi jutaan, ya mel …
Selamat jadi haji mabrur Mel. Ortu gw jg lg naik haji tahun ini dan blm dapet kabar nih. mudah2an baik2 selalu.
hmm.. heli-ambulance juga ga bisa mendarat atau mendekat ke situ kali ya?
Makasih banyak lo udah berbagi cerita dengan kita2. Semoga aku juga dikasi kesempatan untuk menunaikan ibadah haji suatu hari nanti.
alay: setujuuu! ayo kita laporkan ke King Abdullah hahaha…
mala fdm: masa sih?? kok aku bisa yah?
agus set: makasih
semoga ortu juga baik2 aja yah..
bintangjatuh: ambulan bisa lewat.. tp gak bisa ngebut karena banyak org yg lalu lalang dan tidur sembarangan
tanty: sama2
Thank’s yah udah mo cerita ke kita2,tapi menurut saya pemerintah sana sih yang salah juga,mestinya membatasi jumlah jamaah yang akan melaksanakan ibadah haji k makkah,jadinya sesak dh.itu menurut aq lo….dan itu pasti terjadi setiap tahun,mungkin tahun ini di tempat situ,barangkali aja tahun depan di tempat sana ( tapi jangan sampai).Kurang koordinir.
fotonya lumayan kok jadi terkesan ada siluet gitu……….
alahmadulillah deh kalo keluarga lo sehat semua..mari kita berdoa buat yang wafat, semoga wafat di Tanah Suci menjadikannya tergolong ke dalam kelompok para Mujahid di JannahNya…..
Ide beda jalurnya ok juga..
wah selamat, udah menunaikan ibadah haji
*gw kapan yaaa*
iqbal: hmm sebenarnya pemerintah saudi udah membatasi org2 yang masuk kesini… dgn cara kuota itu… tapi the real problem is: banyak penduduk illegal yang ikut naik haji juga.. dan jumlah ini bener2 banyakkkk banget (termasuk TKW illegal indonesia..). mungkin pemerintah saudi dalam hal ini musti lebih tegas lagi mengatur polisi2nya untuk mengusir mereka2 itu hahahha
catuy: amiiin..
rendy: makasih.. insya Allah secepatnya